Kabupaten Agam
Pertanian
09 Oktober 2026
Pengendalian OPT Tikus pada Lahan Sawah
Sumber :
pedati_agam
Perubahan iklim dan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu, perubahan pola hujan, kelembapan yang tinggi, serta kondisi cuaca ekstrem dapat mempengaruhi perkembangan dan penyebaran Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).
Menghadapi kondisi tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Agam mengajak seluruh petani untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala serangan hama dan penyakit pada tanaman padi sawah.
Pengamatan secara rutin perlu dilakukan sejak awal pertumbuhan hingga menjelang panen agar keberadaan OPT dapat diketahui sedini mungkin.
Serangan OPT yang terlambat diketahui dan tidak segera ditangani berpotensi menyebabkan kerusakan tanaman, menurunkan hasil panen, dan pada akhirnya memengaruhi produktivitas padi.
Dinas Pertanian Kabupaten Agam juga mengimbau petani dan masyarakat agar tidak menunggu serangan meluas. Apabila menemukan gejala serangan hama maupun penyakit tanaman padi, segera laporkan kepada:
- Penyuluh Pertanian di wilayah masing-masing;
- Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) di wilayah setempat; atau
- Dinas Pertanian Kabupaten Agam;
untuk mendapatkan tindak lanjut dan penanganan secara cepat dan tepat.
Melalui laporan tersebut, petugas dapat segera melakukan pengamatan lapangan, mengidentifikasi jenis OPT dan tingkat serangan, serta menentukan langkah pengendalian yang sesuai dengan kondisi pertanaman.
Dengan adanya sinergi antara petani, Penyuluh Pertanian, POPT, dan Dinas Pertanian, diharapkan ancaman serangan hama dan penyakit dapat dikendalikan sedini mungkin sehingga pertanaman tetap terjaga, dan produktivitas meningkat.