Kaba Nagari
|
17 hari yang lalu
Pemkab Agam dan Kodim 0304/Agam Matangkan Persiapan TMMD/N ke-129 di Nagari Nan Tujuah Palupuh
Sumber :
diskominfo.agam
Pemerintah Kabupaten Agam bersama Kodim 0304/Agam menggelar rapat persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 Tahun 2026 di Makodim 0304/Agam, Bukittinggi, Kamis (9/7).
Rapat dipimpin Kepala Staf Kodim 0304/Agam, Mayor Inf. Rudi Saragi, serta dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Kepala Dinas Dinas Perhubungan, dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya. Pertemuan tersebut membahas berbagai persiapan teknis dan koordinasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan TMMD/N berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Dalam rapat disepakati bahwa TMMD/N ke-129 Tahun 2026 akan dilakukan di Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh. Kegiatan dijadwalkan dimulai pada Rabu, 15 Juli 2026, yang diawali dengan upacara pembukaan di Lapangan Wirabraja, Makodim 0304/Agam.
Kepala Staf Kodim 0304/Agam, Mayor Inf. Rudi Saragi, menyampaikan Program TMMD/N ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Agam, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah.
"Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 30 hari kedepan, selain pembangunan fisik, program ini juga akan diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Agam, Handria Asmi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan TMMD/N agar seluruh program yang direncanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Palupuh.
"Tujuan TMMD bukan hanya melaksanakan pembangunan fisik dan nonfisik, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat," tutupnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak mengutamakan aspek keselamatan selama pelaksanaan kegiatan. Mengingat kondisi cuaca yang masih cukup ekstrem serta Kecamatan Palupuh merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan.