Kabupaten Agam
Pertanian
03 Agustus 2026
Rp.1,26 Milyar Bantuan dari Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian di Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya
Sumber :
pedati_agam
Petani yang terdampak bencana hidrometeorologi di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, kini mulai bangkit kembali. Melalui dukungan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dikelola secara teknis oleh Dinas Pertanian Kabupaten Agam Tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan Optimasi Lahan Terdampak Bencana seluas 20 hektare dan Rehabilitasi Lahan Sawah seluas 50 hektare.
Program Optimasi Lahan Terdampak Bencana dilaksanakan oleh Kelompok Tani Perintis. Sedangkan Rehabilitasi Lahan Sawah dilaksanakan oleh Kelompok Tani Sehati, Kelompok Tani Sepakat, Kelompok Tani Usaha Baru, Kelompok Wanita Tani (KWT) Palinggam, dan Kelompok Tani Aia Sarasah. Setelah proses rehabilitasi dan pengolahan lahan selesai dilakukan, para petani kini telah kembali mengolah sawah dan memulai penanaman padi sebagai langkah awal pemulihan produksi pertanian.
Selain perbaikan lahan sawah, Nagari Sungai Batang juga memperoleh bantuan Irigasi Perpipaan sebanyak 1 unit yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Saudara sebagai Unit Pengelola Kegiatan dan Keuangan (UPKK). Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier sebanyak 3 unit. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air irigasi ke lahan sawah terdampak bencana, memperkuat ketahanan usaha tani, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Sebesar Rp.1,26 Milyar Bantuan dari Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian di Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana, sehingga petani dapat kembali berproduksi, meningkatkan pendapatan, dan menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Agam.