Kabupaten Agam
Pembangunan
16 September 2026
PERKUAT KOORDINASI PEMULIHAN PASCABENCANA
Sumber :
diskominfo.agam
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menerima kunjungan Wakil Kepala Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Marsma TNI Ridha Hermawan, di Rumah Dinas Wakil Bupati Agam, Selasa (15/9/2026).
Pertemuan membahas perkembangan penanganan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi sekaligus memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Agam dengan pemerintah pusat.
📊 Progres Pemulihan
Dari 13 indikator pemulihan pemerintahan dan kemasyarakatan:
🟢 11 indikator berstatus hijau
🟡 2 indikator masih kuning, yaitu normalisasi sungai serta dukungan bagi korban rumah rusak berat atau hilang.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Agam menyampaikan sejumlah kebutuhan yang masih memerlukan dukungan pemerintah pusat, di antaranya:
🔹 Penanganan ruas jalan provinsi Manggopoh–Kelok 44–Padang Lua yang terdampak longsor melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
🔹 Rencana pembangunan hunian tetap (huntap) di kawasan Padang Madani atau lahan eks Inang Sari yang ditargetkan mulai dibangun akhir September 2026.
🔹 Penyediaan air bersih untuk kawasan huntap melalui alternatif pembangunan sumur air tanah maupun jaringan pipa PDAM.
🔹 Rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur terdampak, meliputi jalan, jembatan, irigasi, fasilitas pendidikan, pemadam kebakaran, air bersih, dan infrastruktur pendukung lainnya.
Pemkab Agam bersama pemerintah provinsi dan pusat terus memperkuat koordinasi, pengawasan pekerjaan, serta pemetaan risiko terhadap berbagai pekerjaan yang masih menghadapi kendala.
Melalui kolaborasi lintas pemerintahan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi diharapkan tidak hanya memulihkan layanan dan infrastruktur terdampak, tetapi juga memperkuat ketahanan Kabupaten Agam dalam menghadapi potensi bencana ke depan.