Menangani Volume Sampah Yang Ada di Kabupaten Agam

Sampah adalah masalah yang menjadi perhatian di seluruh dunia. Setiap tahunnya jumlah sampah yang terus bertambah mengancam kesehatan manusia dan lingkungan. Sampah yang tidak diolah dan terus menumpuk akan menyebabkan polusi udara, tanah, dan air.

Penumpukan sampah adalah masalah paling utama. Kepadatan penduduk, pola konsumsi manusia, dan pengelolaan sampah yang tidak efektif menyebabkan penumpukan sampah. Sampah yang terus menumpuk akan menyebabkan timbulnya bau tak sedap, menjadi sarang penyakit, bahkan menyebabkan kebakaran. Oleh karena itu, diperlukan penyelesaian untuk mengelola penumpukan sampah yang sudah terlanjur terjadi.

masalah ini sudah terjadi di daerah kita yakni kabupaten Agam, Sumatra barat, di mana tingkat pelayanan sampah di kabupaten Agam termasuk rendah dibandingkan kabupaten atau kota lainya di provinsi Sumatra barat. Persentase tingkat pelayanan sampah di kabupaten Agam oleh pemerintah daerah baru sebesar 24,34 persen dan angka ini masih terbilang rendah. Sementara volume sampah yang ada di kabupaten itu sangat besar. Untuk Agam timur saja, kabupaten Agam terpaksa membuang sebagian sampah ke TPA regional Payakumbuh dalam mengatasi persoalan sampah. Jumlahnya juga tidak sedikit tiap harinya. ( ketua komisi III DPRD Agam, Zulhefi ).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agam, Arief Restu mengatakan, DLH Agam berupaya semaksimal mungkin dalam pengolahan sampah di daerah itu dengan kondisi armada yang terbatas dengan jumlah sembilan unit dan petugas 66 orang. Ia berharap kesadaran masyarakat dalam mengurangi timbunan sampah di daerah asal.

Nah, dari masalah tadi bagaimana cara kita menangani volume sampah yang begitu besar tersebut. salah satu solusinya adalah mengembangkan metode pengelolaan sampah yang lebih ekonomis. Dalam hal ini, diperlukan pembuatan tempat penampungan sampah dengan kapasitas yang lebih besar. Selain itu, perlu adanya kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Pemerintah dapat memberikan pemahaman tentang cara mengelola sampah yang baik, dan warga harus juga menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan dari sampah. Ada juga beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu.


1. Pengurangan Plastic Waste
Plastik adalah salah satu penyebab utama masalah sampah, khususnya plastik sekali pakai. Setiap hari, kita menggunakan banyak sekali plastik dari kantong belanja, botol air mineral, jajanan, dan sebagainya. Hal ini mengakibatkan timbulnya masalah limbah plastik yang sangat besar dan sulit untuk diuraikan dalam lingkungan. Sayangnya, hanya sedikit orang yang menyadari efek negatif penggunaan plastik ini pada bumi.

Sebagai solusinya, pembatasan penggunaan plastik sekali pakai harus diberlakukan. Pemerintah harus membuat undang-undang yang membatasi penggunaan plastik, seperti memberikan sanksi bagi toko atau bisnis yang memproduksi atau membawa plastik sekali pakai. Pemerintah dapat memberikan alternatif yang ramah lingkungan, seperti tas belanja reusable, penggunaan botol air kaca atau stainless steel yang dapat digunakan berulang kali.

2. Daur Ulang
Daur ulang adalah salah satu solusi terbaik untuk mengurangi masalah sampah. Namun, masih banyak orang yang tidak mengerti cara daur ulang atau tidak sadar akan manfaatnya.
Padahal, penggunaan daur ulang dapat mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dan sebagai pemanfaatan barang yang memiliki nilai lebih daripada hanya menjadi sampah. Salah satu cara untuk menangani masalah ini adalah dengan memperbanyak tempat pengumpulan sampah pada berbagai lokasi, seperti taman, institusi publik, atau tempat kerja.
Selain itu, pemerintah dapat memberikan wadah pengumpulan sampah yang dipisahkan, sesuai dengan jenisnya. Hal ini akan mempermudah proses pengumpulan dan pemilahan
sampah.

3. Pengelolaan Sampah Unggul
Pengelolaan sampah saat ini masih banyak mengandalkan kegiatan pembuangan ke tempat pembuangan akhir (TPA). TPA akan menyebabkan masalah lingkungan jika tidak dikelola dengan baik, seperti tanah dan udara tercemar. Pengelolaan sampah unggul diperlukan untuk mengurangi pengangkutan dan pembuangan ke TPA yang berpengaruh pada uap atau tumpahan asam.


Salah satu cara pengelolaan sampah unggul adalah dengan memperluas program konservasi dan daur ulang. Upaya ini meliputi menjual, mendaur ulang, dan memproduksi ulang sampah sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Selain itu, upaya lain adalah dengan menciptakan teknologi pengelolaan sampah yang lebih canggih dan ramah lingkungan.

Kesimpulan
Masalah sampah merupakan hal yang perlu mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, perlu dipikirkan solusi yang efektif dalam pengelolaan sampah agar tidak menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan. Selain itu, kesadaran warga dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam memperbaiki kondisi lingkungan dan membiasakan hidup bersih serta sehat. Dengan pola konsumsi yang ramah lingkungan, daur ulang, pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, dan yang paling penting adalah tidak membuang sampah sembarangan. diharapkan dapat menghasilkan lingkungan yang sehat dan bersih bagi generasi ke depannya.

Share This Post: