20 Mei 2014

-

Penilaian Lomba Sekolah

-

Penilaian Tingkat Nasional

-

Pembicara Pada Acara Dialog Nasional

-

Acara Puncak Peringatan BBGRM XI & HKG-PKK Ke 42

-

Memberikan Ceramah pada Diklat Kepemimpinan Tk. III di Pusdiklat Regional Bukittinggi

» agenda lainnya

Senin, 01 September 2014 / 6 Zulqaidah 1435 H
Visi dan Misi
Visi

MEWUJUDKAN KABUPATEN AGAM YANG AGAMAIS, LESTARI ADIL, MANDIRI DAN INDAH (ALAMI) DALAM RANGKA MEMPERKOKOH LANDASAN MENCAPAI AGAM YANG MANDIRI,BERPRESTASI YANG MADANI

Dalam Visi tersebut terkandung 5 (lima) nilai untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, yaitu:


Agamis, yang maksudnya adalah Kabupaten Agam menjunjung tinggi nilai nilai agama dan adat serta konsisten dalam melaksanakannya.

 

Lestari, dengan maksud terwujudnya kondisi lingkungan yang lestari dan memiliki daya dukung untuk kehidupan hari ini dan dimasa yang akan datang. Juga menjunjung tinggi tatanan masyarakat yang berbudaya luhur sebagai modal dasar dalam membangun pranata sosial.

 

Adil, nilai ini merupakan pola pelaksanaan pemerintahan. baik dalam konteks kewilayahan, perbedaan topografi, maupun semangat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri.

 

Mandiri, hal ini diperlukan sebagai semangat dan karakter masyarakat Kabupaten Agam yang tangguh dan ulet sehingga mampu mengatasi permasalahannya dengan arif dan bijaksana.

 

Indah, nilai ini diterjemahkan sebagaimana upaya kita mewujudkan keindahan sebagai bentuk kebersamaan, persaudaraan, kekerabatan, serta kepedulian kepada lingkungan hidup dan pengabdian kita kepada Allah.

Misi

1. Mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih dan profesional.


Misi mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih dan profesional adalah merupakan persyaratan penting  untuk dapat mendorong proses pembangunan daerah secara cepat dan merata. Hal ini sesuai dengan harapan seluruh masyarakat. Dalam kondisi demikian, tata pemerintahan berjalan secara demokratis, taat hukum, transparan, menerapkan sistem perencanaan, penganggaran dan pengawasan secara terpadu yang berlandaskan pada partisipasi masyarakat serta bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotime (KKN). Dengan cara demikian diharapkan akan dapat diwujudkan pola pemerintahan daerah yang efektif, efisien, bersih dan berwibawa serta didukung oleh partisipasi aktif masyarakat secara keseluruhan.


2. Mewujudkan masyarakat yang Agamais dan Beradat.


Misi mewujudkan masyarakat yang agamais dan beradat bertujuan untuk mencapai Kabupaten Agam yang Agamis, yaitu  masyarakat yang menjunjung tinggi nilai nilai agama dan adat serta konsisten dalam melaksanakannya.  Landasan filosofis ini sudah dimiliki sejak lama, sehingga kedepan perlu terus dipelihara dan diterapkan dalam tata kehidupan masyarakat. Ciri-ciri tata kehidupan yang demikian antara lain adalah: taat beragama, berakhlak mulia, jujur, peduli sesama manusia, serta peduli terhadap masa depan dan keselamatan masyarakat dan bumi ciptaan Tuhan.


3. Mewujudkan kemandirian sosial dan meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia.


Misi untuk mewujudkan kemandirian sosial dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berkualitas tinggi merupakan prasyarat mutlak untuk dapat mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera. Sumberdaya manusia yang berkualitas tersebut akan dapat diwujudkan melalui tiga pilar utama yaitu: pendidikan yang bermutu tinggi disemua strata, pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni (IPTEKS) yang bermanfaat bagi kehidupan manusia dan derajat kesehatan yang tinggi dan merata keseluruh pelosok daerah dan lapisan masyarakat. Termasuk dalam kualitas sumberdaya manusia ini adalah adanya disiplin dan etos kerja yang baik sehingga tingkat efisiensi dan produktivitas tenaga kerja menjadi cukup tinggi serta terdapatnya kesetaraan gender.


4. Mewujudkan kemajuan daerah dan keseimbangan pembangunan antar kawasan dan wilayah.


Misi mewujudkan kemajuan daerah dan keseimbangan pembangunan antar kawasan dan wilyah merupakan unsur penting yang harus dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan, memacu pertumbuhan ekonomi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


5. Mewujudkan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan.


Misi untuk mewujudkan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan merupakan unsur penting untuk mewujudkan kemandirian daerah dengan mendorong peningkatan produktifitas masyarakat dan daya saing daerah melalui pengembangan ekonomi agribisnis dan agroindustri serta industri jasa. Usaha ekonomi yang demikian akan dapat diwujudkan dengan penciptaan persaingan yang sehat dalam dunia usaha, mencegah timbulnya monopoli dan monopsoni serta ketidak adilan dalam berusaha, mengembangkan kewirausahaan daerah, menyediakan prasarana dan sarana pembangunan yang berkualitas secara merata keseluruh pelosok daerah dan mewujudkan kepastian hukum dan iklim investasi yang kondusif bagi para investor.


6. Mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan dan ramah bencana.


Misi untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan juga tidak kalah pentingnya untuk dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkelanjutan dalam jangka panjang, serta menyiapkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana. Kualitas lingkungan hidup yang baik dan menyenangkan akan dapat diwujudkan melalui pencegahan polusi udara, pengotoran air, mengupayakan lingkungan yang bersih dan segar, serta menerapkan rencana tata-ruang secara konsekuen. Termasuk dalam hal ini adalah pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan yang dapat diupayakan dengan memelihara kawasan hutan lindung, mencegah eksploitasi sumberdaya alam secara berlebihan, memelihara cadangan air, memelihara biota laut dan meningkatkan konservasi alam serta reboisasi hutan secara teratur dan terus menerus.