16 Desember 2017

-

Menghadiri Seminar “ Transformasi Tata Kelola Pemerintah Nagari Era Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014’ dalam Rangka Penigkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Nagari Serta Iplementasi Undang-Undang

-

Menghadiri acara Sejuta Cinta untuk Bunda dalam rangka menyongsong Hari Ibu dari Indojalito Jakarta

-

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Solok dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Solok ke-47

-

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Solok dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Solok ke-47

» jadwal kegiatan lainnya

Rabu, 24 Januari 2018 / 7 Jumadil Awwal 1439 H
Berita Detil

Selasa, 09/01/2018  08:29 WIB

BKSDA Sumbar dan Pemkab Agam Merumuskan Kerjasama Pengembangan Wisata Alam di Gunung Singgalang

BKSDA Sumbar dan Pemkab Agam Merumuskan Kerjasama Pengembangan Wisata Alam di Gu

Agam, AMC - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Barat, melalui Kasi Wilayah I Khairi Ramadhan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Agam berencana mengembangkan Objek Wisata di Gunung Singgalang. Saat ini kawasan Gunung Singgalang  masih dikelola Pusat, yang statusnya kawasan konservasi, dan fungsinya sejak 2016 sudah ditetapkan menjadi Taman Wisata Alam Singgalang dan Tandikek.

"Titik yang dibidik Pemkab Agam adalah  Gunung Singgalang. Itu memang fungsinya sebagai wisata alam, tapi bagaimana wisata alam dicirikan perjalanan yang bertanggungjawab dengan diri sendiri dan lingkungannya," ujar Khairi Ramadhan, di Lubuk Basung, Senin (8/1).

Dikatakannya, itu yang perlu di dudukkan dengan Pemkab Agam. Kalau bakal dikembangkan, dibuat jenjang sampai ke Telaga Dewi di puncaknya ya silahkan. Tapi mesti dibangun dulu kesepahaman antara BKSDA dengan Pemkab Agam.

"Kesepahaman dimaksud, seperti merencanakan bersama supaya yang direncanakan sesuai dengan kaidah konservasi yang tidak merobah bentuk alam, dan merusak, tapi memperkuat fungsi konservasinya," ujarnya.

Salah satu fungsi taman wisata alam Singgalang memang menikmati keindahannya, dan BKSDA mendorong bagaimana masyarakat menikmati keindahan itu agar lebih enak mengaksesnya, dan tidak harus orang tententu saja. "Kita sudah memberikan contoh wisata alam yang sudah berkembang, seperti Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, yang difasilitasi tangga menuju wisata, itu yang bakal direncanakan, kalau pemerintah tidak keberatan ayo kita beriringan," ujarnya pula.

Sedangkan Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setda Agam Ir. Isman Imran, M.Si menyebutkan, BKSDA bakal merumuskan kerjasama antara Pemkab Agam dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, khususnya konservasi Sumber Daya Alam (SDA) terhadap posisi-posisi wilayah di daerah itu, yang berpotensi untuk dikembangkan, tetapi tidak merupakan kewenangan Pemkab Agam.

"Seperti kawasan lindung, Suaka Marga Satwa, dan lainnya, itu perlu kerjasama, sehingga kita tidak salah secara regulasi, dan bisa mewujudkan sesuai kewenangan yang kita miliki," ujarnya.

Dikatakannya, ke depan perjanjian itu akan diwujudkan dalam bentuk kerjasama, mudah-mudahan BKSDA bisa memberikan bimbingan pada Pemkab Agam tentang lokasi mana yang bisa dikembangkan, termasuk saat ini ada lokasi tumbuhnya Bunga Raflesia dengan spesies baru, itu belum boleh dikelola Pemkab Agam, karena masih kewenangan BKSDA, dan perlu kerjasama untuk dikembangkan pada masyarakat yang harus taat pada aturan yang ada.

Sedangkan, untuk sejuta jenjang kita ingin mengembalikan paradigma, yang selama ini orang hanya melihat gunung merapi, dan singgalang sebagai objek yang indah, dan nanti Pemkab Agam bakal mengembangkan wisata dari Gunung Singgalang, dan Gunung Merapi sebagai objek wisata yang indah. Untuk itu, daerah yang terkonservasi nantinya diharapkan bantuan BKSDA, dan Hutan Penggunaan Lain (HPL) dikerjakan sesuai kewenangan yang dimiliki.

"Dengan demikian, kita mengharapkan semua potensi yang dimiliki Agam bisa dikelola dengan baik," ujarnya berharap.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: