24 Maret 2018

-

Membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Aparatur dan Pelatihan Manajemen Penanganan Konflik bagi Aparatur Kesbangpol dan Aparatur Kecamatan di Kab. Agam

» jadwal kegiatan lainnya

Kamis, 19 April 2018 / 3 Sya'ban 1439 H
Berita Detil

Jumat, 08/12/2017  05:26 WIB

Pentingnya Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Pentingnya Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Sumber daya alam yang melimpah untuk mendukung lahan pertanian, sejatinya merupakan anugerah yang menjadikan Kabupaten Agam sebagai lumbung pangan di Sumatera Barat. Namun, tak bisa dipungkiri lahan pertanian terus mengalami penyusutan disebabkan alih fungsi lahan menjadi area pemukiman atau perindustrian yang semakin pesat meningkat.

“Untuk mendukung program ini, salah satu yang sangat penting adalah upaya pengendalian alih fungsi lahan pertanian melalui perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan,” kata Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Agam Arief Restu di Lubuk Basung, Jumat (8/12).

Sebelumnya Dinas Pertanian Kabupaten Agam telah dilakukan konsultasi publik bersama tim teknis dan tim pengawas kajian lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2D) dalam kegiatan Konsultasi Publik LP2B di aula Nuansa Maninjau Resort Ambun Pagi-Matur, pada Rabu (6/12). Dihadiri nara sumber dari Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkembunan Propinsi Sumatera Barat Ir. Syafrizal, dan Universitas Andalas Dr. Ir. Eri Gas Ekaputra, MS.

Agar ini terwujud, kata Arief, Dinas Pertanian Kabupaten Agam telah menjalin kerjasama dengan Universitas Andalas pada tahun 2015, untuk melakukan kajian dan penelitian berbagai aspek ekonomi, ekologi serta sosial budaya diwilayah setempat.

Disamping itu, dalam menghasilkan rekomendasi menjadi lahan pertanian pengan berkelanjutan dan cadangan. Direncanakan pada akhir tahun 2018, sudah ditetapkan rekomendasi lahan pangan berkelanjutan untuk melindungi alih fungsi lahan sawah menjadi lahan permukiman ataupun industri maupun infrastruktur menjadi peraturan daerah Kabupaten Agam.

"Ini merupakan komitmen kita untuk melindungi lahan dari penyusutan, dan masing-masing berperan secara nyata dalam mewujudkan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan,"

Sementara itu, Universitas Andalas Eri Gas Ekaputra menyampaikan sesuai dengan amanat UU no. 14 tahun 2009 tentang LP2B, negara menjamin hal atas pangan sebagai hak asasi setiap warga negara, sehingga negera berkewajiban menjamin kemandian ketahanan dan kedaulatan pangan. Untuk itu perlu ditetapkan lahan pangan abadi untuk memberikan perlindungan lahan pertanian pangan secara berkelanjutan.

Sumber : Bagian Humas Setda Agam

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: