Senin, 21 April 2014 / 20 Jumadil Akhir 1435 H
Berita Detil

Rabu, 02/01/2013  09:17 WIB

80 Ninik Mamak Ampek Angkek melakukan Musyawarah Adat

Penghargaan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Ampek Angkek karena kegiatan ini merupakan salahsatu upaya kita dalam Mambangkik Batang Tarandam khususnya dalam melestarikan nilai-nilai adat dan budaya yang ada di Kecamatan Ampek Angkek .

Hal itu diungkapkan oleh Bupati agam Indra Catri Dt.Malako Nan Putiah saat membuka acara .
Musyawarah Adat minangkabau Kecamatan Ampek Angkek di Medan Nan Bapaneh Jorong Balai Gurah Nagari Balai Gurah Kecamatan Ampek Angkek, Minggu (30/12).

Sebelum acara dimulai para ninik mamak Kecamatan Ampek Angkek yang berjumlah 80 orang membukanya dengan pasambahan manuruik pasa yang biaso.

Bupati agam dalam sambutan menambahkan, Kegiatan ini sangat selaras dengan visi Agam, “Mewujudkan Kabupaten Agam Yang Agamais, Lestari, Adil, Mandiri dan Indahdalam rangka memperkokoh landasan mencapai Agam Mandiri, Berprestasi Yang Madani”, dimana penerapan norma agama dana dat menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.

Pada kesempatan ini pemerintah daerah sangat mendukung sepenuhnya acara ini karena pembinaan budaya dan adat sesungguhnya merupakan urusan wajib pemerintah yang harus kita laksanakan.

Untuk itu dalam melakukan pembinaan dan pengembangan adat dan budaya kita telah membentuk Satuan Kerja Perangkat DaerahDinas Kebudayaan dan Pariwisata, ditunjuk Pemerintah Nagari sebagai penyelenggara urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Naagri dan Badan Permusyawaratan Nagari, diantaranya menjaga keberadaan nagari sebagai kesatuan msayrakat hokum adat.

Kegiatan musyawarah ini akan memperkuat kembali fungsi dan peranan ninik mamak dan lembaga adat di nagari dan kecamatan sebagai pusek Jalo Pi\umpunan Ikan dalam membangun nagari, membina anak memenakan dan umat pada umumnya sealigus mendukung kebijakan daerah adalam mewujudkan masayrakat Agam yang Agamais dan beradat.

Bupati berharap kepada lembaga adat supaya hasil dari musyawarah ini dijadikan pedoman dalam menyusun program kerja, bagi penyelenggaran hasil mubes ini dapat dilanjutjan dengan kegiatan-kegiatan nyata guna mewujudkan Batagak Panghulu Nan Talipek Salamo Nan Ko, Jo Caro Nan Barek Ka nan Ringan dan bagi aparatur pemerintah jadikan hasil musyawarah ini menjadi bahan untuk melakukan  fasilitasi pembinaan adat dan budaya daerah.
Sebelumnya H.Miswar sealku Ketua LKAAM Kecamatan Ampek Angkek menyampaikan, lebih kurang 100 tahun di Medan Nan Bapaneh tempat penyelenggaraan Musyawarah ini tidak digunakan untuk kegiatan adat, hari ini disini 80 orang Ninik Mamak Kecamatan Ampek Angkek adakan Musyawarah Adat untuk Mambakik Batang Tarandam dan mengembalikan apa yang sebenarnya mesti dilakukan menurut adat minangkabau kita, semoga ini menjadi langkah awal perobahan dan berharap semoga apa yang disepakati nantinya bias menjadi pedoman untuk selanjutnya.

Setelah memberikan sambutan Bupati Agam memukul Gong tanda dimulainya Musyawarah Adat Alam Minangkabau Kecamatan Ampek Angkek.

Hadir dalam pembukaan acara ini mendampinggi Bupati Agam, Ketua LKAAM Agam, Kapolresta Bukittinggi, Anggota DPRD Agam, MUI Agam, Bundu Kanduang Agam, Kepala SKPD, Camat Ampek Angkek, Muspika Kecamatan, Ketua LKAAM, MUI, Bundo Kanduang Kecamatan Ampek Angkek, Wali Nagari, Bamus, KAN, Lembaga Nagari se-Kecamatan AMpek Angkek, Ninik Mamak, Alim Ulama, Imam Kahatib, Cadiak PAndai, Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Ampek Angkek.

Sumber : Bagian Humas Setda Agam

 Disajikan Oleh : Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: